I want to live my life to the absolute fullest

To open my eyes to be all I can be

To travel roads not taken, to meet faces unknown

To feel the wind, to touch the stars

I promise to discover myself

To stand tall with greatness

To chase down and catch every dream

LIFE IS AN ADVENTURE

Tampilkan postingan dengan label Hujan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hujan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Juli 2011

Melodi Rintik

Ketika air tumpah dari langit
Kurasakan dadaku bergetar
Jiwaku ikut luruh
Hasratku membuncah
Kubawa ragaku membaur keluar
Dengan senyum merekah ku berlari ke muka
Kujulurkan telapak tanganku ke langit
Dan bulir-bulir hujan itu mengguyur ruhku
Membasahi setiap sendi pemikiranku
Dan menyuburkan setiap jengkal idealisme dalam tubuhku

Hujan, hujan
Ia larutkan segala problematika kehidupan
Di tiap tarian hujan kesedihan menjadi luntur bak lumpur
Kebahagiaan meluap bak air bah
Membanjiri masa lalu, masa kini, dan masa depan
Menceritakan kisah atas epik-epik tiap-tiap manusia

Hujan, hujan
Dalam benci kau bawa cinta
Cinta yang tak terperih
Yang tersampaikan dalam perbincangan tanpa kata
Dalam diam yang bermakna lebih dari seribu kalimat
Hujan menjadi saksi akan fenomena
Ketika hati dan hati ini berjanji

Hujan, hujan
Hujan pertama selalu kunanti
Kutunggu ketika kemarau,
kuharap ketika musim panas,
kudamba ketika paceklik
karena hujan mampu menghapus kegersangan jiwa
melalui melodi rintik, hati ini tak lagi merana

Ciel ^^
KRD, 14 Juli 2011, 07:30:04

Rabu, 29 Juni 2011

Surat Cinta Kepada Langit


Langit selalu mampu memberikanku kejutan
dalam kepedihan yang mendalam atau ketika bahagia datang
bahkan mendungnya pun bukan hal yang menyedihkan
karena dengannya kan datang guyuran hujan


Di malam ini
setelah sekian lama ku menanti
rintik itu mulai jatuh dari langit surgawi
menembus relung hati menyapu mahligai pedih
menyebarkan aroma wewangi yang menenangkan hati


Ku rindu pada langit meskipun tak pernah satu haripun ku luput memandangnya
ketika mendung maupun cerah
yang ingin kau tunjukkan sebenarnya apa?
kebahagiaan ataukah luka


Dan air pun telah membasahi bumi Nya
menggerus kegersangan dalam dada
menyirami kalbu yang gundah gulana


Dan tetesan air pun terus jatuh
ketika fajar datang di waktu Shubuh
dengan kesejukan yang datang dan membasuh
dalam diam dan membuatmu luluh


Dan meskipun berulang kali
namun ku tetap tak mengerti
meski gerimis itu perlahan mulai berhenti
karena aku tahu,
dan selamanya aku tahu
bahwa hujan yang kau beri...
selalu memiliki banyak arti


Surabaya
29 Juni 2011
4:59

Shilvi 'Ciel' Hurriyah

Sihir Hujan

Sihir hujan

Hujan mengenal baik pohon, jalan, dan selokan
swaranya bisa dibeda-bedakan;
kau akan mendengarnya meski sudah kaututup pintu dan jendela.
Meskipun sudah kau matikan lampu.

Hujan, yang tahu benar membeda-bedakan, telah jatuh di pohon, jalan, dan selokan.
menyihirmu agar sama sekali tak sempat mengaduh waktu menangkap wahyu yang harus kau rahasiakan

Perahu Kertas,
Kumpulan Sajak,
1982

Sapardi Djoko Darmono

Rabu, 22 Juni 2011

Wanita itu mencintai hujan

tiba2 saja aku menemukan tulisan ini... dan aku sangat suka...
Engkau akan mengira ia jatuh cinta pada payung.

Spesifiknya, payung berwarna biru, yang ia genggam erat, meski hujan tak mencurahi bumi, atau matahari enggan bersinar terik.

Atau barangkali hanya aku yang berhalusinasi. Barangkali di tangannya memang tiada sesuatu. Atau sesuatu itu bukan payung, melainkan gumpalan perasaan. Sedih, bahagia, kecewa, haru, malu, sepi, takut, berani, gentar, dan sebagainya, bercampur menjadi satu. Berakumulasi, seperti flokulan yang menggenapkan kotoran, lalu terendapkan.

Tapi selalu tak ada ekspresi di wajahnya. Atau barangkali, mimik datar juga ekspresi?
Bahkan ketika matahari terlalu menyilaukan mata, atau klakson terlalu ribut. Semua seperti terserap ke dalam benda kecil di genggamannya. Hilang, lenyap. Tak ada jejaknya di udara. 


Hingga hari itu tiba. Hari itu, hujan untuk pertama kalinya menetes. 
Mencurah. Menderu. Mendebar. 
Seperti detak jantung yang tersirami darah. 
Bedanya, darah itu berwarna kelabu. Kelabu yang merekah, merenda, dan merengkuh. 

Ia membuka benda itu. 
Yang lalu bertransformasi menjadi payung.. aku benar. 

Dan dia seperti penari. Penari yang meliukkan tubuhnya tanpa getar dan letar. 
Penari yang menarikan hujan, mengalahkan pawang. 
Penari yang air matanya barangkali lenyap, bersama hujan, karena ia harus tersenyum di hadapan penontonnya.. 

Ia berhenti melangkah. 
Hujan menudunginya, selayak payung menadah semua gerimis.

Hari itu, aku tahu.
Wanita itu mencintai hujan lebih daripada payungnya. 



Sumber: http://esdoubleu3.blogspot.com/2009/11/wanita-itu-mencintai-hujan.html

Kamis, 24 Februari 2011

Hujan Bulan Juni - Sapardi Djoko Damono

Hujan Bulan Juni
Sapardi Djoko Damono

tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu

Filosofi Hujan

Filosofi hujan………
Beginilah hujan,
Selalu saja membawa aroma dandelion
Yang diterpa angin senja

Beginilah hujan,
Selalu saja mengurai ingatan
Tentang setangkai rumput
Yang warna coklatnya tak menghangatkan

Beginilah hujan.
Selalu saja menyulam pikiran
Yang tak disengaja
Tentang sesuatu yang sengaja terlupa.

by::adanti ...

http://kalimat-sederhana.blogspot.com/2009/11/filosofi-hujan.html

Fakta tentang Hujan

1.Rata-rata kecepatan jatuhnya air hujan hanyalah 8-10 km/jam.

2.Air jatuh ke bumi dengan kecepatan yang rendah karena titik hujan memiliki bentuk khusus yang meningkatkan efek gesekan atmosfer dan membantu hujan turun ke bumi dengan kecepat-an yang lebih rendah. Andaikan bentuk titik hujan berbeda, atau andaikan atmosfer tidak memiliki sifat gesekan (bayangkan jika hujan terjadi seperti gelembung air yang besar yang turun dari langit), bumi akan menghadapi kehancuran setiap turun hujan.

3.Ketinggian minimum awan hujan adalah 1.200 meter.

4.Efek yang ditimbulkan oleh satu tetes air hujan yang jatuh dari ketinggian tersebut sama dengan benda seberat 1 kg yang jatuh dari keting-gian 15 cm.

5.Awan hujan pun dapat ditemui pada ketinggian 10.000 meter.

6.Dalam satu detik, kira-kira 16 juta ton air menguap dari bumi.

7.Jumlah ini sama dengan jumlah air yang turun ke bumi dalam satu detik. Dalam satu tahun, diperkirakan jumlah ini akan mencapai 505x1012 ton. Air terus berputar dalam daur yang seimbang berdasarkan “takaran”.

8.Butiran air hujan berubah bentuk ratusan kali tiap detik.

9.Kalau butiran air hujan itu dibekukan akan membentuk keping kristal yg indah, tidak seperti air biasa yang di bekukan di freezer/kulkas.

10.Setelah hujan turun, tanah, ilalang, rerumputan akan mengeluarkan bau wangi yg khas, senyawa ini dinamakan 'petrichor'.


11.Dan fakta terakhir yang paling misterius dan mengejutkan ilmuan. Hujan memiliki kemampuan untuk menghipnotis manusia untuk me-resonansi-kan ingatan masa lalu. Dan tanpa bisa mendapatkan bukti ilmiah, para ilmuan hanya bisa menyimpulkan “Di dalam hujan, ada lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yg rindu”.

Dan pada titik ini – para ilmuan meyakini bahwa - manusia biasanya mendapatkan inspirasi.