I want to live my life to the absolute fullest

To open my eyes to be all I can be

To travel roads not taken, to meet faces unknown

To feel the wind, to touch the stars

I promise to discover myself

To stand tall with greatness

To chase down and catch every dream

LIFE IS AN ADVENTURE

Tampilkan postingan dengan label Inspiring Space. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspiring Space. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Desember 2012

Jika Suatu Saat Nanti Kau Jadi Ibu


Jika suatu saat nanti kau jadi ibu, jadilah seperti Asma' binti Abu Bakar yang menjadi inspirasi dan mengobarkan motivasi anaknya untuk terus berjuang melawan kezaliman. "Isy kariman au mut syahiidan! (Hiduplah mulia, atau mati syahid!)," kata Asma' kepada Abdullah bin Zubair. Maka Ibnu Zubair pun terus bertahan dari gempuran Hajjaj bin Yusuf as-Saqafi, ia kokoh mempertahankan keimanan dan kemuliaan tanpa mau tunduk kepada kezaliman. Hingga akhirnya Ibnu Zubair syahid. Namanya abadi dalam sejarah syuhada' dan kata-kata Asma' abadi hingga kini.

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu, jadilah seperti Nuwair binti Malik yang berhasil menumbuhkan kepercayaan diri dan mengembangkan potensi anaknya. Saat itu sang anak masih remaja. Usianya baru 13 tahun. Ia datang membawa pedang yang panjangnya melebihi panjang tubuhnya, untuk ikut perang badar. Rasulullah tidak mengabulkan keinginan remaja itu. Ia kembali kepada ibunya dengan hati sedih. Namun sang ibu mampu meyakinkannya untuk bisa berbakti kepada Islam dan melayani Rasulullah dengan potensinya yang lain. Tak lama kemudian ia diterima Rasulullah karena kecerdasannya, kepandaiannya menulis dan menghafal Qur'an. Beberapa tahun berikutnya, ia terkenal sebagai sekretaris wahyu. Karena ibu, namanya akrab di telinga kita hingga kini: Zaid bin Tsabit.

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu, jadilah seperti Shafiyyah binti Maimunah yang rela menggendong anaknya yang masih balita ke masjid untuk shalat Subuh berjamaah. Keteladanan dan kesungguhan Shafiyyah mampu membentuk karakter anaknya untuk taat beribadah, gemar ke masjid dan mencintai ilmu. Kelak, ia tumbuh menjadi ulama hadits dan imam Madzhab. Ia tidak lain adalah Imam Ahmad.

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu, jadilah ibu yang terus mendoakan anaknya. Seperti Ummu Habibah. Sejak anaknya kecil, ibu ini terus mendoakan anaknya. Ketika sang anak berusia 14 tahun dan berpamitan untuk merantau mencari ilmu, ia berdoa di depan anaknya: "Ya Allah Tuhan yang menguasai seluruh alam! Anakku ini akan meninggalkan aku untuk berjalan jauh, menuju keridhaanMu. Aku rela melepaskannya untuk menuntut ilmu peninggalan Rasul-Mu. Oleh karena itu aku bermohon kepada-Mu ya Allah, permudahlah urusannya. Peliharalah keselamatannya, panjangkanlah umurnya agar aku dapat melihat sepulangnya nanti dengan dada yang penuh dengan ilmu yang berguna, amin!". Doa-doa itu tidak sia-sia. Muhammad bin Idris, nama anak itu, tumbuh menjadi ulama besar. Kita mungkin tak akrab dengan nama aslinya, tapi kita pasti mengenal nama besarnya: Imam Syafi'i.

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu, jadilah ibu yang menyemangati anaknya untuk menggapai cita-cita. Seperti ibunya Abdurrahman. Sejak kecil ia menanamkan cita-cita ke dalam dada anaknya untuk menjadi imam masjidil haram, dan ia pula yang menyemangati anaknya untuk mencapai cita-cita itu. "Wahai Abdurrahman, sungguh-sungguhlah menghafal Kitabullah, kamu adalah Imam Masjidil Haram...", katanya memotivasi sang anak. "Wahai Abdurrahman, sungguh-sungguhlah, kamu adalah imam masjidil haram...", sang ibu tak bosan-bosannya mengingatkan. Hingga akhirnya Abdurrahman benar-benar menjadi imam masjidil Haram dan ulama dunia yang disegani. Kita pasti sering mendengar murattalnya diputar di Indonesia, karena setelah menjadi ulama, anak itu terkenal dengan nama Abdurrahman As-Sudais.

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu, jadilah orang yang pertama kali yakin bahwa anakmu pasti sukses. Dan kau menanamkan keyakinan yang sama pada anakmu. Seperti ibunya Zewail yang sejak anaknya kecil telah menuliskan "Kamar DR. Zewail" di pintu kamar anak itu. Ia menanamkan kesadaran sekaligus kepercayaan diri. Diikuti keterampilan mendidik dan membesarkan buah hati, jadilah Ahmad Zewail seorang doktor. Bukan hanya doktor, bahkan doktor terkemuka di dunia. Dialah doktor Muslim penerima Nobel bidang Kimia tahun 1999.

*copas*

Minggu, 15 April 2012

Life Starts Here

Lets call on the interested,
The wide eyed,
The hopeful,
The princesses,
And the princes 
Their believer

Lets some on the generals,
The queens, 
The kings, 
and The knights start ride adventures trail

Lets call on The ledgers, 
The lovers,
The big ones,
The small ones,
The boundaries,
The attendance, 
The Discoverers,
The conductor,
The scientist,
The CEO’s

Lets call on the Sky walkers,
The movers,
The shakers

Lets call on the curious
And bring on the hope

LIFE STARTS HERE

DIAM (Enjoy The Silence)

DIAM..
Terkadang kita hanya perlu DIAM dalam memberi komen.
Terkadang kita hanya perlu DIAM dalam menegur.
Terkadang kita hanya perlu DIAM dalam memberi nasihat.
Terkadang kita hanya perlu DIAM dalam memprotes.
Terkadang kita hanya perlu DIAM dalam persetujuan.

Tapi..
Biarlah DIAM kita mereka paham artinya.
Biarlah DIAM kita mereka terkesan maknanya.
Biarlah DIAM kita mereka maklum maksudnya.
Biarlah DIAM kita mereka terima tujuannya.

Karena..
DIAM kita mungkin disalah tafsir.
DIAM kita mungkin mengundang prasangka buruk.
DIAM kita mungkin di salah artikan diterjemah.
DIAM kita mungkin tidak membawa apa-apa maksud.

Justru
Jika kita merasakan DIAM itu terbaik.
Seharusnya kita DIAM.
Namun seandainya DIAM kita bukanlah sesuatu yang bijak.
Berkatalah sehingga mereka DIAM.



-Annisa Mutiara Hati-

Rabu, 29 Juni 2011

The rain falls because the sky can no longer handle its heaviness; same as, tears fall because the heart can no longer handle the pain.
28 Mei jam 8:05 ·  · 

AL Quote

‎" Cintailah Pekerjaan anda yg Baik "

Niatkan semua yg anda lakukan untuk membahagiakan Keluarga Terutama Orang Tua anda.

Dengan itu Kesuksesan tidak usah dikejar, karena kesuksesan itulah yg akan mengejar anda..

Dan Kebahagiaan Begitu Indah Terasa..

Salam Hangat buat saudaraku muslimin muslimat.. ^_^

-AL-
12 Mei jam 14:13 ·  · 

Ai Haibara Quote

Being with the one you like, even though you know the two of you can't be together, is like standing under the rain--it feels good, but you know that it will make you sick. Ai Haibara
14 Mei jam 19:40 





If a person can't answer directly to your question, it's either the answer is too painful for you to know or too hard for them to admit.
-Ai Haibara-
16 Mei jam 13:11 

Maher Zain Quote

Ketika kau tak sanggup melangkah
Hilang arah dalam kesendirian
Tiada mentari bagai malam yg kelam
Tiada tempat untuk berlabuh
Bertahan terus berharap
Allah selalu di sisimu
Insya Allah ada jalan (Maher Zain)

Naruto Quote

Jika menyerah pasti akan lebih mudah ya? Tapi itu tidak akan menyelesaikan apapun...